Jakarta, Rubrik Indonesia — PT Jasa Marga (Persero) mencatat sebanyak 367.703 kendaraan meninggalkan Jakarta sejak H-7 sampai H-3 Lebaran 2020 atau dari 17-21 Mei. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 61 persen dibandingkan jumlah kendaraan pada periode Lebaran tahun 2019.

“Mencatat total 367.703 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan,” kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Dwimawan Heru dalam keterangannya, Jumat (22/5).

Dari arah timur, kendaraan yang meninggalkan Jakarta melewati Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju Tol Trans Jawa dan GT Kalihurip Utama menuju ke Tol Cipularang-Padaleunyi.
Rinciannya, GT Cikampek Utama 1 sebanyak 78.013 kendaraan dan GT Kalihurip Utama 1 sebanyak 64.898 kendaraan.

“Total kendaraan yang melintas menuju arah Timur adalah sebanyak 142.911 kendaraan, turun sebesar 75 persen dari Lebaran tahun 2019,” ucap Heru.

Kemudian untuk arah barat, kendaraan tercatat meninggalkan Jakarta melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang. Tercatat sebanyak 128.051 kendaraan, turun sebesar 43 persen dari Lebaran tahun 2019.

Lalu untuk arah selatan, tercatat kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 96.741 kendaraan atau turun sebesar 30 persen dari Lebaran tahun 2019.

Dari H-7 hingga H-3 Lebaran, Jasa Marga mencatat arus lalu lintas kendaraan meninggalkan Jakarta paling banyak terjadi pada H-4. Tercatat sebanyak 87.377 kendaraan.

“Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19 dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020,” tutur Heru. (jal/jal)

[Gambas:Video CNN]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here