Jakarta, Rubrik Indonesia — Kabar Adi Kurdi meninggal dunia menyisakan duka mendalam bagi para pemain sinetron hingga film Keluarga Cemara. Hal tersebut diungkapkan masing-masing pemain lewat akun Instagram mereka.

Di antaranya pemain karakter Emak di sinetron lawas yang hit pada era 1990-an, Novia Kolopaking.

Duka dan doa kami untuk Abah kami semua, Adi Kurdi telah meninggalkan kita semua, pada hari Jum’at, 8 Mei 2020 pukul 11.31 WIB. Selamat jalan Abah, Rest in Peace and Love,” tulis Novia pada unggahan foto Adi Kurdi.





[Gambas:Instagram]

Selain itu, pemeran karakter Abah di film adaptasi Keluarga Cemara, Ringgo Agus Rahman juga menyampaikan duka citanya.

Turut berduka dan berbelasungkawa atas meninggalnya om Adi Kurdi, seorang panutan dalam berkarya dan berperilaku,” tulis Ringgo pada unggahan foto dirinya bersama Adi yang dibagikan lewat Instagram Stories.




Kabar Adi Kurdi meninggal dunia menyisakan duka mendalam bagi para pemain sinetron hingga film Keluarga Cemara, salah satunya Ringgo Agus. (screenshot via instagram @Ringgoagus)

Sutradara film Andi Bachtiar pun menyampaikan duka cita lewat kicauan di Twitter.

“Selamat jalan bung Adi Kurdi, RIP. Titip salam untuk Glen, Didi, Jadug, Andy dan sejawat lainnya,” tulisnya.

Aktor senior Adi Kurdi yang dikenal luas atas perannya sebagai Abah di sinetron Keluarga Cemara dikabarkan meninggal dunia, Jumat (8/5) di usia 72 tahun.

Kabar itu disampaikan salah satu kerabat Adi, Romo Jost Kokoh Prihatanto lewat media sosial. Prihatanto juga membenarkan berita itu ketika dikonfirmasi Rubrikindonesia.com.

Kabar Adi Kurdi meninggal dunia datang setelah aktor tersebut diketahui mengalami sakit selama beberapa waktu terakhir dan dirawat di RS Pusat Otak Nasional Cawang, Jakarta.

Aktor kelahiran 22 September 1948 itu merupakan alumni School of Art, Theater Program New York University. Ia memulai karier sebagai pemain teater. Ia sudah bergabung dengan Bengkel teater sejak 1970.

Kemampuan berakting Adi Kurdi diakui sastrawan W. S Rendra dengan menjadikannya pemeran utama dalam Kisah Perjuangan Suku Naga.

Namanya mulai dikenal penikmat layar lebar sejak membintangi Gadis Penakluk pada 1980. Perannya dalam film tersebut membuatnya masuk nominasi Festival Film Indonesia 1981.

Sebelum dikabarkan meninggal dunia, Adi Kurdi sempat disebut terlibat dalam pembuatan film keluarga bertajuk ‘Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah’ (TETA) yang menggandeng para pemain asli sinetron Keluarga Cemara.

Namun film yang mestinya tayang April 2020 itu terpaksa ditunda karena pandemi virus corona.

(agn/end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here