Bantah Mabuk, Korban Satpol PP di Jambi Mengaku Dianiaya dan Diancam

0
3

RubrikIndonesia – Viral video Satpol PP Kota Jambi memukul sejumlah pemuda yang tak memakai masker di area wisata Tugu Keris. Pihak Satpol PP menyebut selain tak memakai masker, beberapa pemuda yang diamankan karena dalam kondisi mabuk.

Terkait itu, salah seorang korban pemukulan merespons pernyataan Satpol PP Jambi yang menyebutnya mabuk. Salah seorang korban yang tidak diketahui namanya itu menyampaikan tanggapannya melalui video yang diunggah akun Instagram @sekitar_jambi.

Dia mengaku benar tak memakai masker. Namun, ia membantah kalau disebut mabuk. Menurut dia, justru dirinya mendapat ancaman dan penganiayaan oleh oknum satpol. Beberapa bagian tubuhnya alami luka memar karena menerima hantaman pukulan di kantor satpol Selain dianiaya, korban juga diancam oleh oknum tersebut.

“Anggota satpol itu mengatakan kalau saya buat laporan atas kekerasan kepadanya akan dicari oleh anggota Pol PP,” kata dia dikutip pada Kamis, 10 juni 2021. 

Dia menceritakan penganiayaan yang dialami olehnya. Saat di kantor satpol PP, ia menerima pukulan dan kemudian dimasukkan ke sel. Ia mengaku ditantang berkelahi oleh oknum bernama Andi.

Korban mengatakan sebelum pulang, dirinya juga diberikan hukuman push-up. Namun, luka memar di kaki dan rusuk masih terasa saat sampai di rumah.

Baca Juga: Anak Buah Pukul Warga Tak Bermasker, Kasatpol Kota Jambi: Mereka Mabuk 

Menurut dia, bagian betis kakinya terluka karena dibanting di dalam mobil patroli satpol PP. Lalu, rusuknya alami luka memar karena dipukul.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here