Duh, Ratu Bulutangkis Terkaya Sejagat Keok di BWF World Tour Finals

0
53

RubrikIndonesia – Ratu bulutangkis terkaya sejagat Pusarla Venkata Sindhu menelan pil pahit di laga pembuka BWF World Tour Finals 2020.

Berlaga di fase grup B, Sindhu dihajar wakil Taiwan Tai Tzu Ying. Ia terjungkal lewat rubbergame di Impact Arena, Rabu 27 Januari 2021.

Game pertama, pertandingan sengit tersaji. Jual beli pukulan diperagakan Tzu Ying dan Sindhu.

Sindhu tampil memukau, ia menggempur dan memenangkan game pertama dengan angka 21-19.

Game kedua, Tzu Ying mengamuk. Ia membalas kekalahan di game pertama tadi, smes keras dan drop shot manis membuat tunggal putri India itu kerap melakukan kesalahan.

Meski mencoba membalas, Sindhu tak bisa berbuat banyak. Tzu Ying memenangkan game kedua dengan 21-12.

Rubbergame tersaji. Intensitas serangan meningkat, mereka berupaya saling jegal.

Kejutan diciptakan Tzu Ying. Ia semangat pantang menyerah membuat ia menemukan celah. 

Tzu Ying melesat dan mencetak angka demi angka. Ia akhirnya memenangkan game ini dengan 21-17.

Untuk diketahui, Sindhu meraih gelar Juara Dunia 2019. Ia juga dinobatkan oleh majalah Forbes sebagai atlet bulutangkis wanita terkaya.

Sepanjang 2019, Sindhu sudah mengantongi uang sebesar US$5,5 juta atau setara Rp78,1 miliar. Penghasilan Sindhu cukup mencengangkan.

Dari keringatnya di atas lapangan, Sindhu sebenarnya cuma mengantongi US$500 ribu atau senilai Rp7,1 miliar. Lonjakan penghasilan Sindhu paling besar adalah ketika mencapai final pertamanya di 2019 dalam ajang Indonesia Open.

Pemasukan terbesar Sindhu, justru berasal dari sponsor. Tercatat, Sindhu mengantongi uang dari sponsor hingga US$5 juta atau setara Rp71 miliar.

Dengan uang tersebut, Sindhu menempati posisi 13 atlet wanita terkaya versi Forbes. Penghasilannya setara dengan petenis America, Madison Keys.

“Sindhu masih menjadi atlet paling laris di India. Bintang bulutangkis India ini mendapatkan sponsor dari Bridgestone, JBL, Gatorade, Panasonic, dan lainnya. Dia menjadi wanita pertama yang memenangkan tur dunia BWF di 2018,” begitu pernyataan Forbes dilansir Badminton Planet.

Sindhu mulai diperhitungkan di bulutangkis dunia setelah menyabet medali perak di Olimpiade 2016, Rio de Janeiro, Brasil. Itu menjadi kali pertama, atlet wanita India menyabet medali perak di Olimpiade.

Usai tampil di Rio, Sindhu mendapatkan berbagai bonus dari pemerintah India dan sponsor yang tertarik dengannya. Alhasil, standar nilai sponsor Sindhu naik drastis, melewati atlet cricket yang selama ini lebih populer di India.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here