Jakarta, Rubrik Indonesia —

PT Pertamina (Persero) menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite menjadi Rp6.450 per liter. Namun, penurunan harga Pertalite ini hanya berlaku di 38 SPBU di Tangerang Selatan.

Itu berarti, konsumen yang tinggal di luar Tangsel harus membayar Pertalite dengan harga normal, yaitu Rp7.650. Sementara itu, konsumen di Tangsel dapat menikmati harga Pertalite yang setara dengan BBM jenis Premium.

Unit Manager Communication Relations dan Marketing Operation Region III Pertamina Eko Kristiawan mengatakan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III tengah memberlakukan harga diskon dalam rangka program Langit Biru.

Promo ini bagian dari program Langit Biru yang sudah dilaksanakan sebelumnya di Kota Denpasar, Juli lalu.

“Promo ini berlaku di 38 SPBU di wilayah Tangerang Selatan untuk konsumen kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga, angkutan umum kota (angkot), termasuk taksi pelat kuning,” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip Senin (14/9).

Ia melanjutkan program ini mengajak masyarakat menggunakan BBM berkualitas dan mendukung pemerintah tentang pengendalian pencemaran udara sesuai PP 41 Tahun 1999.

Menurut Eko, upaya mengurangi pencemaran udara dapat dilakukan melalui pengendalian emisi gas buang kendaraan bermotor. Salah satunya, dengan penggunaan BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan.

“Hal ini juga sejalan dengan cita-cita Pemkot Tangerang Selatan untuk menciptakan lingkungan sehat. Kami harap masyarakat berperan aktif menggunakan BBM yang lebih berkualitas dan membirukan langit Tangerang Selatan,” terangnya.

BBM berkualitas yang dimaksudkan Pertamina, yakni minyak dengan kadar oktan (RON) tinggi. BBM jenis itu lebih ramah lingkungan karena rendah emisi. Di samping alasan, BBM yang berkualitas akan berdampak pada performa kendaraan dan irit.

“Pertamina terus mendorong penggunaan produk BBM berkualitas, seperti Pertalite dengan RON 90, Pertamax RON 92, dan Pertamax Turbo RON 98,” tandasnya.

[Gambas:Video CNN]

(ulf/bir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here