Izin Investasi Miras di Tanah Air Jadi Sorotan

0
4

RubrikIndonesia – Pemerintah membuka izin investasi untuk minuman keras lewat penerbitan Perpres Nomor 10 Tahun 2021 yang sudah ditandatangani Presiden Jokowi. Dalam perpres tersebut, salah satunya disebutkan bahwa industri minuman keras boleh dibangun di empat provinsi yaitu Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Papua.

Terkait hal tersebut, Ketua Umum Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Andi Surya Wijaya pun turut memberikan tanggapan. Menurut Andi, investasi itu bukan mendatangkan kesejahteraan bagi bangsa, tapi malah akan membuat Indonesia terpuruk.

Dia menuturkan penolakannya bukan karena diharamkannya miras dalam agama Islam, namun karena faktor negatifnya yang sangat besar. Ia tetap menghormati ada pemeluk agama lain yang mengkonsumsi minuman beralkohol, namun dengan investasi akan membuat peredaran miras semakin masif dan dikonsumsi berlebihan.

“Miras bukan lagi masalah agama, karena fakta telah membuktikan bahwa miras memicu kekerasan sosial, kriminalitas, kecelakaan, pembunuhan yang mengakibat banyak korban jiwa,” kata Andi yang juga merupakan Ketua DPP PPP, Sabtu, 27 Februari 2021.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here