Jakarta, Rubrik Indonesia —

Pertanyaan: Kenapa peringatan temperatur mesin tidak menunjukkan kondisi yang sebenarnya?

Penanya: @jabet

Jawaban: Sistem pendinginan mesin merupakan komponen paling penting.





Untuk diingat, mesin pembakaran dalam (internal combustion engine/ICE)) pasti akan memproduksi panas. Sistem pendinginan pun diperlukan agar temperatur mesin tetap berada di suhu kerja.

Salah satu indikator yang dijadikan patokan adalah jarum temperatur yang ada di panel instrumen. Jarum temperatur akan naik dan turun sesuai dengan temperatur mesin, ini untuk memberikan indikasi agar pemilik mobil mengetahui dan mengambil tindakan yang diperlukan.

Namun jarum temperatur ini kadang tidak menunjukkan kondisi yang sebenarnya, mengapa demikian?

Bisa terjadi bahwa sensor temperatur atau jarum temperatur dalam kondisi kurang baik, sehingga jarum akan menunjuk ke temperatur yang tidak sesuai.

Bisa juga terjadi air radiator yang tersisa di dalam sirkulasi tinggal sedikit atau sama sekali habis, sehingga sensor temperatur tidak terendam air radiator dan hanya terkena uap panas, sehingga jarum hanya menunjukkan tingkat panasnya mesin di sekitar 3/4.

Karena itu sebaiknya biasakan untuk sekali-sekali memeriksa level dan kondisi air radiator (radiator coolant) mobil.

Provis – Tangerang, Banten (IG Provisautolab)

Rubrikindonesia.com mempersilakan Anda menanyakan soal problem kendaraan roda empat dan roda dua, dan akan dijawab oleh praktisi otomotif yang berpengalaman puluhan tahun.

Jawaban akan tayang setiap hari Minggu di rubrik Konsultasi Otomotif. Yuk, tulis pertanyaanmu di kolom komentar media sosial CNNIndonesia.

(mik)

[Gambas:Video CNN]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here