Jokowi Makin Hancur Setelah Insiden Penembakan 6 Anggota FPI

0
71

Jokowi makin hancur?

Oleh Suhanda Hakiki

Maksudnya hancur di sini adalah nama baik atau kredibilitasnya.

Satu hal lagi yang perlu diketahui.

Jokowi makin hancur tadi masih berupa sebuah pertanyaan.

Kasus dugaan korupsi yang melibatkan dua menteri Jokowi, yaitu Edhy Prabowo dan Juliari Peter Batubara diperkirakan telah membuat pemerintahan Jokowi hancur, sebab sebelum kejadian tersebut perekonomian Indonesia sudah morat-marit, dan masalah ini sering dikritik oleh ekonom senior Rizal Ramli. 

Pemerintah pinjam utang hanya untuk bayar bunga utang, begitu antara lain kritikan dan sindiran Rizal Ramli. 

Rezim Soeharto tumbang karena KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme). Entah apa salah dan dosa bangsa ini, sampai sekarang pun, di era Jokowi masih saja terjadi korupsi, melibatkan pejabat negara setingkat menteri pula, padahal rezim Soeharto atau Orde Baru sudah tumbang lebih dari 20 tahun lalu.

Mungkin saja ada sebagian pihak yang heran dan bingung! Katanya masyarakat di negara ini religius, tapi masih saja terjadi korupsi hingga saat ini.

Apakah korupsi masih akan terus berlangsung hingga seratus tahun ke depan? Pada saat yang sama masyarakat di negara ini masih disebut masyarakat yang religius? Bukankah pemimpin itu lahir dari masyarakat?

Ekonomi Indonesia sudah morat-marit, ditambah kejadian dua menteri Jokowi terlibat kasus dugaan korupsi, sedangkan korupsi sudah ada sejak era Soeharto atau Orde Baru, kini ada lagi kejadian 6 orang pengikut Rizieq Shihab tewas. 

Maka dari itu, Jokowi makin hancur saja nama baik dan kredibilitasnya?

Pada Senin (7/12) terjadi bentrok antara aparat polisi dan pengikut Rizieq Shihab di kawasan Cikampek, Jawa Barat, dan 6 orang pun tewas ditembak. Semuanya pengikut Rizieq Shihab.

Menurut versi FPI tidak ada pengikut Rizieq yang bawa pistol, dan mereka dihadang oleh kelompok tak kenal.

Ada dugaan telah terjadi pelanggaran HAM di sini. Seperti halnya korupsi, pelanggaran HAM pun sering terjadi pada era Soeharto atau Orde Baru.

Pihak lain pun ikut menanggapi, baik yang membela versi pihak kepolisian maupun versi FPI, dan wajar saja kalau ada masyarakat yang bingung dan bertanya versi mana yang benar.

Kalau versi FPI yang benar, Jokowi makin hancur kredibilitasnya.

Tapi kalau versi pihak kepolisian yang benar, bukan Jokowi makin hancur, tapi sebaliknya. Nama Jokowi jadi harum karena pemerintah dinilai telah bertindak tegas dan sesuai prosedur.

Di sisi lain mungkin saja ada sebagian pihak yang menduga telah terjadi pengalihan isu atas morat-maritnya perekonomian Indonesia dan dua menteri Jokowi diduga korupsi.

Pengalihan isu pun sudah ada sejak era Soeharto atau Orde Baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here