Jakarta, Rubrik Indonesia —

Kanye West dilaporkan merogoh US$6,76 juta atau sekitar Rp99,9 miliar untuk kampanye pencalonan dirinya menjadi presiden Amerika Serikat.

Uang itu termasuk jutaan dolar kepada para pelaku politik untuk membantunya dalam pemungutan suara.

Diberitakan Variety, laporan keuangan kampanye West yang diajukan pada Jumat menunjukkan tim kampanye rapper itu telah membayar US$1,28 juta kepada perusahaan Atlas Strategy Group untuk “layanan akses pemungutan suara”.

Perusahaan itu dijalankan oleh Gregg Keller, Mantan Direktur Eksekutif American Conservative Union dan tokoh lama dalam politik Partai Republik di Missouri.

Pada siklus pemilihan 2016, Keller bekerja untuk Ben Carson dan Scott Walker yang masing-masing mencalonkan diri dalam nominasi presiden dari Partai Republik.

Sejauh ini, kampanye West telah menghabiskan US$5,87 juta atau sekitar Rp86,7 miliar. Dari jumlah itu, US$2,7 juta di antaranya telah disumbangkan ke Millenial Strategies yang bermarkas di Long Island, New York.

Perusahaan itu telah mengerjakan kampanye Partai Demokrat, termasuk kampanye kepresidenan Pete Buttigieg. Perusahaan itu juga telah dibayar untuk layanan akses surat suara dan pemungutan suara.

Kampanye tersebut juga menghabiskan US$1,5 juta untuk Fortified Consulting yang bermarkas di Tempe, Ariz. Politico melaporkan perusahaan itu berbagi alamat dengan Lincoln Strategy Group yang pada 2016 lalu berhasil bekerja untuk kampanye Presiden Donald Trump dan kampanye Carly Fiorina.

Kampanye itu juga menerima US$11.472 dari kontribusi luar, US$3.850 di antaranya datang dalam jumlah yang cukup besar untuk dilaporkan secara individual.

Sementara itu, diberitakan Variety, donatur terbesar West datang dari Mac Tylor dari San Fransisco yang bekerja di bagian desain di Apple.

Kemudian juga datang dari seorang perancang busana, Laurence Chandler, yang telah membantu lini pakaian West. Masing-masing dari mereka memberikan dana kampanye sebesar US$1.000.

Pada Juli lalu, West meluncurkan kampanye kepresidenannya dan telah memenuhi syarat untuk mengikuti pemungutan suara di sepuluh negara bagian, termasuk Minnesota, Iowa, dan Colorado.

(ans/end)

[Gambas:Video CNN]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here