Kecam Kekerasan pada Perawat, PPNI Minta Polisi Proses Hukum Pelaku

0
3

RubrikIndonesia – Ketua Umum DPP Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhillah, menyayangkan aksi kekerasan yang menimpa Perawat RS Siloam Sriwijaya, Christina Ramauli Simatupang (28 tahun) pada Kamis, 15 April 2021 kemarin. Christina dianiaya keluarga pasien dengan cara diduga di tonjok, ditendang, dan dijambak.
 
Atas peristiwa tersebut, atas nama seluruh Perawat Indonesia, Harif mengutuk keras pelaku tindak kekerasan dan memerintahkan DPW PPNI Sumatera Selatan, DPD PPNI Kota Palembang, DPK PPNI RS Siloam Sriwijaya, Bidang Hukum dan Pembedayaan Politik DPP PPNI, dan Badan Bantuan Hukum (BBH) PPNI mengambil sikap tegas. 

Dia juga meminta para pihak tersebut untuk melakukan langkah-langkah hukum terhadap pelaku kekerasan bersama pihak RS Siloam Sriwijaya Palembang. 

“Tindak kekerasan terhadap Perawat yang sedang menjalankan tugas profesinya merupakan ancaman terhadap keamanan di tempat kerja dan sistem pelayanan kesehatan. Kekerasan ini juga sangat dikecam komunitas perawat seluruh dunia,” kata Harif kepada wartawan, Sabtu 17 April 2021.
 
PPNI, kata Harif, akan melakukan pengawalan dan pendampingan perawat pada kasus ini agar sesuai dengan koridor hukum dan pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku. PPNI juga mendorong pihak RS Siloam Sriwijaya melakukan pendampingan kepada perawat yang menjadi pegawainya. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here