Keluar dari Tempat Karantina Hanya 8 Detik, Pria Ini Didenda Rp50 Juta

0
11

RubrikIndonesia – Pandemi COVID-19 membuat banyak negara melakukan penguncian dan menetapkan berbagai peraturan untuk mencegah penyebaran virus. Namun di Taiwan, di mana jumlah kasus COVID-19 masih di bawah angka 1.000 dari awal wabah hingga sekarang, kehidupan tampak normal.

Lonjakan terbesar di Taiwan tercatat hanya sebanyak 27 kasus pada 30 Maret dan 29 Oktober, sementara itu negara itu berhasil mencatat 0 kasus yang ditularkan secara lokal selama total 200 hari berturut-turut.

Ternyata pemerintah Taiwan menetapkan peraturan yang sangat ketat untuk mencegah penyebaran. Hal ini membuat salah satu pekerja migran didenda dengan jumlah denda yang sangat fantastis.

Seorang pekerja migran dari Filipina diganjar denda sebesar 100.000 dolar Taiwan atau setara Rp50 juta, hanya karena keluar sebentar selama delapan detik di lorong kamar hotel tempat dia dikarantina.

Aksi pria tersebut dilihat oleh seorang pekerja hotel melalui CCTV. Staf hotel dengan segera menghubungi Dinas Kesehatan Kota Kaohsiung, yang mengeluarkan denda kepada pekerja migran tersebut.

Aturan karantina Taiwan sangat ketat sehingga orang-orang di karantina tidak diizinkan meninggalkan kamar mereka, tidak peduli berapa lama. Perlu juga dicatat bahwa Taiwan tidak pernah memberlakukan lockdown yang ketat.

Baca juga: Eks Pabrik Esemka Jadi Rumah Karantina Pemudik yang Nekat Pulang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here