KPK Akui Sulit Hitung Kerugian Negara di Kasus RJ Lino

0
5

RubrikIndonesia – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Alexander Marwata, menuturkan sejumlah kendala dalam penghitungan kerugian negara dalam kasus proyek pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II Tahun 2010.

Diketahui, RJ Lino baru ditahan hari ini, Jumat, 26 Maret 2021, setelah 5 tahun menyandang status tersangka dalam kasus tersebut.

Alex, begitu Alexander biasa disapa, menjelaskan bahwa KPK mengalami kesulitan dalam menghitung kerugian negara dalam kasus ini. Alex menyebutkan penyidik kesulitan mendapatkan harga QCC yang dijual oleh HuangDong Heavy Machinery Co. Ltd (HDHM).

Baca juga: KPK Sebut RJ Lino Rugikan Negara Sekitar Rp300 Juta

Dalam konstruksi perkara, RJ Lino menunjuk HDHM untuk pengadaan tiga buah QCC. Bahkan, kata Alex, pimpinan KPK periode sebelumnya sempat hendak bertemu dengan inspektorat dari China. Pihaknya hendak menanyakan harga QCC yang dibeli Pelindo dari HDHM.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here