Manuver Puan Indikasikan Kerenggangan Hubungan Jokowi dan PDIP

0
6
manuver puan

Jakarta, RubrikIndonesia – Manuver Ketua DPR Puan Maharani melalui penyebaran baliho berukuran raksasa serta mengomentari kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19, menjadi perhatian publik.

Menurut pengamat komunikasi politik Hendri Satrio, apa yang sedang terjadi ini mengindikasikan ada kerenggangan hubungan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi ) dan PDIP.

“Lihat saja siapa yang paling dipercaya Jokowi dalam program penanganan pandemi Covid-19,” ujar Hendri Satrio dalam keterangannya, Rabu (28/7).

Pendiri lembaga survei politik KedaiKOPI itu mengatakan manuver Puan Maharani ini juga memperlihatkan bahwa sesungguhnya Jokowi dan PDIP sedang berkomunikasi tingkat tinggi.

“Nanti akan kita lihat bagaimana hasil dari komunikasi itu. Apa yang akan berubah,” pungkasn ya.

Sebelumnya, Puan Maharani mengeluarkan pernyataan mengingatkan pemerintah agar memperhatikan situasi di luar Pulau Jawa.

Menurutnya jangan sampai, karena terlalu fokus dengan daerah di Pulau Jawa.

Sehingga daerah-daerah di luar Pulau Jawa tidak mendapat perhatian yang cukup.

“Bila itu terjadi, episentrum pandemi Covid-19 bisa bergeser ke luar Pulau Jawa,” kata Puan Maharani.

Puan juga sempat mengomentari kebijakan Jokowi pada PPKM Level 4 yang memperbolehkan orang makan di warteg dengan waktu 20 menit.

Melihat kebijakan yang ditegakkan menjadi lelucon, Puan Maharani, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), tak tinggal diam. Ia menulis keresahan itu di akun resmi Instagramnya, @puanmaharani. Puan memiliki kekhawatiran lelucon yang berlangsung di masyarakat ini berdampak pada kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Ia mendesak pemerintah untuk menjelaskan dengan rinci aturan-aturan baru yang sedang disorot masyarakat. “Kalau hal ini dibiarkan tanpa penjelasan, akhirnya akan muncul lelucon di tengah masyarakat,” tulis Puan pada Selasa, 27 Juli 2021.

Puan Maharani juga mengkritik pola komunikasi publik yang dijalani pemerintah selama pandemi Covid-19. Ia menilai pola komunikasi pemerintah yang masih belum berjalan dengan baik. Akhir-akhir ini, ruang publik justru diramaikan oleh polemik yang kontraproduktif bagi penanggulangan pandemi Covid-19.

Apalagi menurutnya sejumlah polemik malah dipicu oleh pernyataan pejabat negara yang seharusnya tidak perlu terjadi. Untuk itu, dia meminta pemerintah benar-benar memperhitungkan pola komunikasi publik,terutama terkait kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Menurut Puan, teguran Presiden Jokowi kepada jajarannya tentang perbaikan komunikasi publik harus benar-benar dijalankan dan jadi kenyataan.

“Perbaiki komunikasi publik, termasuk kejelasan siapa yang pegang komando komunikasi ini, terutama terkait dengan keputusan Pemerintah,” kata Puan seperti dilansir dari Antara, Minggu (18/7/2021).

Manuver puan yang beberapakali mengkritisi kebijakan pemerintah tentunya menjadi perhatian besar masyarakat. Jokowi dan Puan berasal dari partai yang sama yakni PDIP pimpinan Megawati Soekarnoputri. Apakah meraka sedang bersandiwara ataukanh benar-benar puan sedang melakukan manuver mendegradasi Jokowi.(MS)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here