Nur Pelapor Ardi Tertulis Karyawan BCA

0
4

RubrikIndonesia – Fakta baru terkuak dari perkara salah transfer Bank Central Asia Tbk (BCA) yang menjerat nasabahnya, Ardi Pratama, warga Manukan Lor, Kota Surabaya, sebagai terdakwa. Saat melaporkan perkara itu ke Polrestabes Surabaya pada Agustus 2020, ternyata dia mengaku sebagai karyawan BCA. Padahal, belakangan ia mengaku sudah pensiun April 2020 dan melapor atas nama pribadi.

Pengakuan Nur sebagai karyawan BCA itu tertuang dalam Berita Acara Pengambilan Sumpah yang ditandatangani Nur Chuzaimah selaku saksi pelapor dan pihak kepolisian pada 2 Oktober 2020. Berita acara itu dibuat saat perkara itu masih dalam proses penyidikan di kepolisian. Di berita acara itu, Nur Chuzaimah ditulis berusia 55 tahun dan di kolom pekerjaan tertulis ‘Karyawan BCA KCP Citraland’.

Di bagian bawah Berita Acara Sumpah tertulis, ‘Karena dikhawatirkan saksi tersebut tidak dapat hadir dalam sidang pengadilan yang diperlukan karena pekerjaan saksi di bidang perbankan sangat sibuk’. ” Benar, Mas (lembar Berita Acara Sumpah itu),” kata pengacara terdakwa Ardi, R Hendrix Kurniawan, dikonfirmasi RubrikIndonesia soal itu pada Minggu, 7 Maret 2020.

Hendrix mengatakan, Nur mengaku sudah pensiun pada 1 April 2020. Itu bertentangan dengan pengakuannya di berita acara sumpah pada 2 Oktober 2020 yang menuliskan pekerjaan sebagai karyawan BCA KCP Citraland. Itu sebabnya ia menganggap itu sebagai sumpah palsu. “Pasal 242 jelas mengatur ancaman pidana sumpah palsu,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here