Pengamat Nilai Kubu Moeldoko Segera Bubar Sendiri

0
48
kubu moeldoko segera bubar sendiri

Jakarta, RubrikIndonesia – Pengamat politik Anang Sudjoko menyoroti nasib Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatera Utara, pimpinan KSP Moeldoko yang sedang dihantam badai dan segera bubar.

Hal tersebut usai Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly memutuskan untuk menolak pengesahan kepengurusan Partai Demokrat pimpinan Moeldoko tersebut.

Anang Sudjoko menilai para inisiator KLB tidak sepenuhnya berada dalam satu ideologi yang sama dengan Moeldoko. Akan tetapi, ia menduga kebersamaan mereka diikat oleh faktor-faktor lain seperti sikap pragmatis atau transaksional.

“Itu bisa diartikan tidak satu keyakinan atau tidak satu ideologi yang sama dengan Moeldoko, tetapi faktor-faktor lain. Bisa alasan yang sangat pragmatis transaksional,” ujarnya, Kamis (8/4).

Dirinya menilai pelaksanaan KLB Ilegal di Deli Serdang itu hanya kepentingan segelintir orang.

“Tidak ada nilai atau ideologi yang sangat kuat untuk menggerakkan kudeta. Ini hanya kepentingan segelintir orang sehingga perlu ada rekayasa untuk bisa terkesan masif,” ungkapnya.

Menurut dia, kemungkinan besar kubu Moeldoko akan bubar dengan sendirinya jika hanya diikat dengan sikap-sikap pragmatis semata.

“Waktu akan mengujinya. Jika hanya diikat degan kepentingan yang pragmatis maka akan bubar dengan sendirinya,” jelasnya.

Namun demikian, ia memprediksi kubu Moeldoko tidak akan menyerah begitu saja untuk memperjuangkan kepentingannya hingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kalah.

“Saya kok melihat bisa jadi ada agenda yang akan diteruskan dalam rangka menggerus parpol oposisi,” tukasnya.

Partai Demokrat pimpinan AHY sendiri sudah siap dengan segala serangan dari kubu Moeldoko bahkan terkesan sangat percaya diri usai menkumham mengumumkan penolakan KLB.

Penolakan tersebut sudah menggugurkan pelaksanaan KLB itu sendiri. KLB sibolangit tidak bisa lagi dikaakan sebagai suau kongres, namun hanya kumpul-kumpul orang yang sakit hati kepada kepemimpinan AHY.

Gugatan yang dilayangkan kepada kubu AHY pun sangat tidak berdasar, kubu Moeldoko menggugat kapasitasnya apa dalam Partai Demokrat. Mereka bukan pengurus atau anggota Partai Demokrat yang bisa menggugat.

Gugatan terhadap AD/ART Partai Demokrat pun sudah kadaluarsa, karena ada tengat waktu yang ditentukan pemerintah jika keberatan dengan AD/ART tersebut yakni 90 hari sejak ditetapkan oleh Kemenkumham. (MS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here