Petahana PKS di Pilkada Depok Unggul Sementara

0
14

RubrikIndonesia – Calon petahana yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Pilkada Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono, masih memimpin berdasarkan hasil penghitungan atau real count Komisi Pemilihan Umum Kota Depok.

Dari data yang dilihat Kamis, 10 Desember 2020, pukul 13.00 WIB di situs KPU Depok, Idris-Imam unggul sementara dengan 56 persen atau 143.778 suara. Sedangkan rivalnya, Pradi-Afifah 44 persen atau 113.004 suara.

Hingga siang ini, data penghitungan suara yang dirilis KPU Depok berdasarkan jumlah TPS yang masuk baru 34,69 persen atau sekitar 1393 TPS dari total 4015 TPS yang ada di Kota Depok.

Di sisi lain, kubu Pradi-Affah merasa unggul dari versi yang berbeda. “Ini menurut real count yang kami data berdasarkan C1 yang kami ambil langsung dari saksi-saksi kami di 4.015 TPS se-Kota Depok,” kata wakil tim pemenangan Pradi-Afifah, Hendrik Tangke Allo pada Rabu malam, 9 Desember 2020.

Pria yang menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Depok itu menjelaskan, jika Rabu sore ketua tim pemenangan Pradi-Afifah, Nuroji menyebut unggul di angka 53 persen, itu adalah posisi suara yang masuk sementara. 

“Setelah tadi kurang lebih dari jam 7 malam, kurang data dari dua kecamatan masuk Kecamatan Pancoran Mas kemudian dari Kecamatan Cimanggis,” ujarnya.

Dengan masuknya data tambahan tadi, Hendrik yakin jumlah perolehan suara semakin tinggi untuk Pradi-Afifah

“Di Kecamatan Pancoran Mas itu saya yakin itu basis kami, maka alhamdulillah jumlah TPS masuk hampir 60 persen dan angka kami fluktuatif di angka 54 sampai 55 persen,” katanya.

Hendrik menegaskan, pihaknya sangat yakin dengan apa yang disampaikan para saksi dari kubu 01. “Kami yakin apa yang dilakukan saksi kami, maka insya Allah kami akan memberikan konferensi pers kembali,” ujar Hendrik

Sementara itu, dari kubu calon petahana PKS, Mohammad Idris juga mengklaim dirinya bersama Imam adalah pemenang dalam ajang konstestasi politik tersebut.

“Saya ingin mengingatkan bahwa ini baru hitungan cepat, quick count. Saya dengar, laporan dari penyelenggara pilkada, suara yang baru selesai dihitung masuk ke KPU baru 45 persen dan persentasenya kita tetap masih unggul,” katanya.

Berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan oleh tim internal Idris Imam, hingga suara masuk sebanyak 75 persen, dan margin of error 3 persen. Mereka mengklaim memperoleh 55,38 persen suara, berbanding 44,62 persen yang diraup Pradi-Afifah. (ase)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here