Polisi Cari Penyebar Hoax ‘Jokowi End Game’, Netizen Unggah Cuitan Denny Siregar

0
428
jokowi end game

Jakarta, RubrikIndonesia – Upaya untuk memburu dalang di balik seruan bertajuk ‘Jokowi End Game’ kini tengah dilakukan, meski aksi demo yang rencananya akan digelar pada Sabtu, 24 Juli kemarin ternyata urung di gelar.

Sebelumnya seruan demo tersebut sempat viral di media sosial. Dikatakan ada sejumlah elemen masyarakat akan long march dari Glodok sampai Istana Negara untuk menolak perpanjangan PPKM. Ribuan personel bahkan sempat diturunkan untuk mengamankan aksi.

Bahkan sempat dikabarkan, pengemudi berbasis aplikasi atau daring (Ojek Online) akan ikut dalam aksi demo tolak PPKM. Namun hal itu sudah dibantah oleh pihak ojek online yang merasa tidak mengadakan himbauan tersebut.

Polda Metro Jaya tengah memburu otak di balik penyebaran informasi di media sosial tentang seruan aksi tersebut. Aksi demo yang dijadwalkan pada 24 Juli 2021 itu salah satunya untuk menolak kebijakan (PPKM).

“Nanti kita cari,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Sabtu (24/7/2021).

Yusri menyakini informasi yang tersebar melalui media sosial adalah hoaks. Pasalnya, petugas telah mengkonfirmasi kepada organisasi masyarakat maupun ojek online bahwa mereka tidak terlibat dalam seruan aksi demo tersebut.

Menanggapi berita tersebut netizen pun banyak yang berkomentar bahwa lebih masif para buzzer yang menyebarkan seruan tentang kegiatan demo tersebut. Netizenpunmengaitkan cuitan Denny Siregar.

“Polisi cari Penyebar Informasi Aksi Demo Jokowi End Game.. Gak susah Koq nyarinya Pak,” ujar akun twitter Jojo Marshall.

 

Maudy Asmara penggiat medsos mengunggah berita tentang batalnya aksi “Jokowi End game’ dan polisi mencari penyebar informasi kegiatan tersebut dengan caption “Ada yang kena prank ya?”

Unggahan tersebut cukup banjir tanggapan tapi yang menarik seorang netisen menjawab “Nih yang nyebarin Hoax nya,” tulisnya sambil mengunggah capture cuitan Denny Siregar.

Dalam cuitanya Denny Siregar menuliskan bahwa akan ada mobilisasi massa dari Jawa barat ke Jakarta. Ada juga anarko yang sering bikin keributan, dan mahasiswa bayaran. Dana bohir turun pendemo mulai dapat pekerjaan.

 

“Ribuan aparat beserta kendaraan berat diturunkan, tp gak ada demo tuh, berarti pemerintah kena hoax si Densi. Btw BIN kemana ya ? Apa lg sibuk door to door urusan vaksin ya ?” ujar akun Lukman Simanjuntak.

Bahkan ada netizen yang beranggapan bahwa Presiden Jokowi dikerjain para buzzer yang meributkan sendiri tentang aksi tersebut, sehingga membuat sibuk aparat kepolisian karena menduga akan terjadi demo besar-besaran yang nyatanya tidak ada demo.

“Gilak! Sudah kerahkan ribuan aparat tiba-tiba Jokowi End Game batal. Jokowi benar-benar dikerjain buzzeRp dan kakak pembina. Demo Jokowi End Game Batal, Polisi Akan Cari Penyebar Poster,” ujar akun Penjaga Villa.(MS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here