Polisi Penembak Laskar FPI Belum Tersangka, Ini Kata Brigjen Rusdi

0
5

RubrikIndonesia – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono menjelaskan alasan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim belum menetapkan tersangka tiga orang polisi terlapor dalam kasus dugaan unlawful killing atau pembunuhan terhadap empat orang Laskar FPI.

“Kalau berbicara penyidikan, kegiatannya adalah mengumpulkan barang bukti. Semua sedang proses dan masih berjalan,” kata Rusdi di Jakarta pada Kamis, 1 April 2021.

Menurut dia, barang bukti yang dikumpulkan itu nanti penyidik akan mengkonstruksikan kejadian sehingga peristiwa tersebut menjadi terang benderang. Setelah itu, penyidik baru menetapkan siapa yang akan menjadi tersangka dalam perkara dugaan unlawful killing tersebut.

“Ini proses seperti itu, harus dipahami. Barang bukti dikumpulkan, dikonstruksi kembali, perkara menjadi terang. Setelah terang, si A, B, C menjadi tersangka didalamnya,” jelas dia.

Jadi, kata Rusdi, penyidik masih terus menuntaskan tugasnya dan publik tentu akan mengetahui sejauh mana proses penyelesaian daripada kasus dugaan unlawful killing terhadap empat orang pengawal Habib Muhammad Rizieq Shihab.

“Proses masih berjalan. Suatu saat pun publik akan tahu sejauh mana penyelesaian kasus tersebut,” ujarnya.

Saat ini, Rusdi menambahkan dari tiga orang terlapor hanya tersisa dua orang terlapor anggota Polda Metro Jaya. Sebab, satu orang terlapor dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan. “Kan proses berjalan seperti itu, terlapor ada 3 orang. Nanti lihat proses selanjutnya, sabar saja tentu perkembangan proses itu publik akan tahu,” katanya.

Sebelumnya Kepala Bareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto mengatakan seorang terlapor kasus dugaan unlawful killing atau pembunuhan di luar hukum terhadap empat orang Laskar FPI dikabarkan meninggal dunia. Namun, ia tidak menyebutkan identitas satu orang anggota Polda Metro Jaya yang meninggal tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here