Jakarta, Rubrik Indonesia —

Rami Malek baru-baru ini membagikan di media sosial mengenai peran penjahat yang ia mainkan dalam film terbaru James Bond, No Time To Die.

Aktor 39 tahun ini memerankan penjahat bernama Safin dan berhadapan langsung dengan karakter ikonis yang dimainkan Daniel Craig.

Dalam video cuplikan yang berfokus pada karakter tersebut, terlihat bahwa Safin bisa menjadi musuh James Bond yang paling tangguh.

“Yang saya inginkan dari Safin adalah membuatnya gelisah, menganggap dirinya heroik. Safin adalah musuh yang tangguh. James Bond harus beradaptasi dengannya,” tutur Malek dalam video cuplikan terbaru yang berfokus pada karakter Safin.

Sutradara Cary Fukunaga menambahkan, “Apa yang dia [Safin] inginkan dan apa yang ingin dia lakukan membuatnya menjadi karakter yang sangat menakutkan, baik secara pribadi bagi Bond maupun di tingkat global.”

[Gambas:Youtube]

Dalam No Time To Die, Bond diketahui telah meninggalkan layanan sebagai agen aktif dan menikmati kehidupan yang tenang di Jamaika.

Namun, kedamaiannya tak bertahan lama ketika teman lama Felix Leiter dari CIA muncul meminta bantuan.

Dia diminta terlibat dalam misi menyelamatkan seorang ilmuwan yang diculik. Namun, misi itu ternyata jauh lebih berbahaya dari yang diperkirakan. Hal itu pun membawa Bond ke penjahat misterius yang memiliki senjata berteknologi baru dan berbahaya.

Dikutip dari Just Jared, No Time To Die merupakan film James Bond ke-25 sekaligus yang terakhir bagi Daniel Craig karena usianya sudah tak lagi sesuai dengan konsep si mata-mata yang ‘abadi’ di usia 33 tahun.

Selain Craig dan Malek, film juga dibintangi Lea Seydoux, Ralph Fiennes, Ben Whishaw, dan Naomie Harris.

No Time to Die semula dijadwalkan tayang pada 8 April 2020 tapi kemudian ditunda menjadi 20 November mendatang karena pandemi Covid-19.

(end/bac)

[Gambas:Video CNN]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here