Jakarta, Rubrik Indonesia —

Ratusan ribu biker di berbagai wilayah di Jerman bergerak bersama turun ke jalan untuk demonstrasi menolak wacana pemerintah melarang penggunaan sepeda motor pada Minggu dan hari libur.

DW menjelaskan penyelenggara demonstrasi secara nasional ini, ‘Bikers for Freedom’, mengatakan, awalnya mengharapkan kedatangan 1.000 motor ke Friedrichshafen, area sekitar Danau Constance, namun ternyata yang datang sekitar 5.000 motor.

Media Jerman, DPA, melaporkan lebih dari 8.000 motor mendatangi Stuttgart.

Sebanyak 750 biker juga dikabarkan menutup jalan di area ikonis di Hamburg, St Pauli dan Reeperbahn, sementara 1.000 biker protes di Schwerin.

Demonstrasi sebenarnya ilegal di Jerman karena terdapat larangan berkumpul dalam jumlah besar di satu tempat semasa pandemi Covid-19, namun pihak kepolisian menyebut lebih dari 6.000 biker berkendara bersama di jalan-jalan utama ibu kota Munich.

Visordown menjelaskan konvoi biker itu merupakan aksi solidaritas yang dipicu petisi online pada pertengahan Maret tentang protes larangan motor di Jerman. Sejauh ini petisi itu sudah didukung nyaris 200 ribu pendukung.

Demonstrasi ini muncul karena wacana larangan peredaran motor di kawasan Eropa yang kemudian ditanggapi serius oleh beberapa negara bagian di Jerman untuk dijadikan peraturan resmi. Latar belakang pelarangan yakni upaya mengurangi polusi suara yang dihasilkan motor.

Pada Mei beberapa negara bagian Jerman mengumumkan secara terbuka terkait rencana membatasi polusi suara dari motor. Penerapan pembatasan itu disebut setara menghilangkan suara truk saat melintas di jalan.

Otoritas hukum di Jerman juga mempertimbangkan melarang parsial penggunaan sepeda motor pada Minggu dan hari libur nasional. Secara tradisional pada hari itu adalah ‘hari istirahat’ di mana suara keras dilarang di area pemukiman.

Menurut pengacara pihak biker peraturan seperti itu tidak diperlukan.

“Bukannya menuntut beberapa kambing hitam di komunitas motor, pengetatan kontrol ini akan membuat kami semua dicurigai,” kata pengacara.

Proposal peraturan akan diajukan dalam beberapa pekan, namun Menteri Transportasi Jerman Andreas Scheuer sudah menyuarakan menentang rencana tersebut.

(fea)

[Gambas:Video CNN]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here