Saiful Anam Sarankan Moeldoko Pindah ke Planet Lain

0
90
saiful anam

Jakarta, RubrikIndonesia – Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam mengatakan, Moeldoko harus hati-hati karena karir politiknya bisa hancur sirna dan bahkan terhenti usai ditolaknya pengesahan Kongres Luar Biasa oleh Kemenkumham.

“Pasca KLB ditolak oleh Kemenkumham, maka mata publik tertuju bahwa benar bahwa upaya-upaya yang dilakukannya adalah menyimpang dan tidak sesuai dengan hukum dan etika, meskipun masih ada upaya hukum di pengadilan,” ujar Saiful kepada, Minggu (4/4).

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dinilai harus siap menjadi gelandangan politik setelah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menolak Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) yang dipimpinya.

Menurutnya, sangat sulit rasanya untuk memutarbalikkan memori publik tentang Moeldoko bahwa dalam benar publik, semakin yakin bahwa yang telah Moeldoko lakukan adalah tidak sesuai dengan hukum pasca ditolaknya KLB oleh Kemenkumham.

Penolakan tersebut akan memberikan stempel bahwa Moeldoko melakukan hal yang tidak benar dan melanggar aturan.

“Selain itu, desas-desus pencopotannya dari kursi KSP juga semakin kencang, kabarnya akan digantikan oleh Ali Mochtar Ngabalin yang merupakan sahabat karibnya. Tentu apabila hal tersebut benar adanya, maka sirna sudah karir politik Moeldoko,” jelas Saiful.

Moeldoko akan menjadi gelandangan politik jika upaya hukum di pengadilan yang ditempuh kelompoknya juga ditolak. Jangankan memiliki panggung politik untuk tampil di publik saja seharusnya Moeldoko malu.

Saiful Anam memberikan pilihan kepada Moeldokoanatara mengundurkan diri dari dunia politik atau pindah ke planet lain.

“Ia harus siap-siap menjadi gelandangan politik apabila upaya hukum juga ditolak oleh pengadilan. Pilihannya hanya 2, undur diri dari politik atau pindah ke planet lain maupun kewarganegaraan,” pungkas Saiful.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here