Skema Bansos Semakin Banyak, Pengamat Ingatkan Potensi Penyelewengan

0
10
skema bansos

Jakarta, RubrikIndonesia – Pemerintah kembali menambah skema bantuan sosial (bansos) dalam masa pandemi virus corona (Covid-19). Rencananya pemerintah menambah bantuan bagi pedagang kaki lima (PKL) dan pemilik warung.

Tambahan skema bansos tersebut dikhawatirkan akan menambah banyaknya skema bansos dan berdampak pada sulitnya pengawasan.

“Akan sulit mengawasinya, potensi untuk diselewengkan itu pasti,” ujar Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio, Rabu (8/9).

Agus pun menyoroti kondisi kementerian yang bertanggung jawab pada penyaluran tersebut. Penyaluran bantuan selama pandemi berada pada sejumlah kementerian.

Selain itu, kerawanan pun disoroti Agus mengingat posisi puncak kementerian tersebut diisi oleh pengurus partai politik. Meski begitu, kesiapan data dapat menjadi pengawas penyaluran bansos.

“Data menjadi penting supaya ketika ada double oemberian mudah diketahui, kalau datanya tidak benar bubar itu,” ungkap Agus.

Agus mendesak pemerintah mempersiapkan data dengan baik sebelum menyalurkan bantuan. Meski pun data yang baik tak menjamin 100% penyelewengan akan hilang
Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan, mengawal penyaluran bantuan sosial tepat sasaran merupakan suatu keniscayaan. Hal ini agar masyarakat miskin, rentan dan terdampak pandemi Covid-19 bisa merasakan kehadiran Negara di tengah kesulitan hidup mereka.

Hal itu disampaikannya dalam Diskusi Sespimti Polri Dikreg ke 30 Tahun 2021 dengan topik, “Strategi Pengelolaan Dana Bantuan Sosial guna Membantu Kebutuhan Hidup Masyarakat dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional pada Masa Pandemi Covid-19,” di Jakarta, Selasa (7/9).

“Bantuan sosial bukan soal data semata, melainkan mengawal hingga sampai kepada penerima dan merupakan tugas yang tidak mudah sebab banyak masyarakat yang tidak tahu program bantuan tersebut,” ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan, Rabu (8/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here