Tangkap Edhy Prabowo, KPK Klaim Masih Bergigi

0
11

RubrikIndonesia – Wakil Ketua KPK, Nurul Gufron, menegaskan penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, sebagai salah satu bukti lembaganya masih bergigi. Meskipun saat ini bekerja berdasarkan Undang-undang KPK yang baru.

“KPK dianggap sudah tidak ada gigi, padahal sekarang KPK giginya ada tiga. KPK dipandang lemah, saya tidak tahu di mana lemahnya,” kata Nurul di acara Indonesia Lawyers Club tvOne, Selasa malam, 1 Desember 2020.

Baca juga: Mahfud MD: Ancaman Radikalisme Makin Kentara

Ia menjelaskan, terkait penyadapan yang selama ini menjadi polemik di UU KPK yang baru bukanlah masalah. Meskipun penyadapan harus melalui sejumlah proses perizinan, khususnya dari Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

“Penyadapan harus seizin Dewas itu justru bagian dan prudential (kehati-hatian). Karena yang ada kaitan dengan upaya paksa, yang bersentuhan dengan HAM yang perlu dihormati,” ucapnya.

Ia menegaskan, upaya paksa berupa penangkapan koruptor bukan yang utama. Penangkapan hanyalah sebuah instrumen untuk membersihkan negara.

“Kalau koruptor sudah jadi tikus kita tangkap. Kalau masih benur belum jadi tikus. Pencegahan dulu,” ujarnya. (ase)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here