Jakarta, Rubrik Indonesia —

Sakit selalu datang tak terduga, tanpa memandang usia. Ferlys Natalia, seorang ibu satu anak, memilih untuk memiliki proteksi diri dengan mendaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat.

Tsabita Kharunnisa, putri Ferlys yang berusia 4 tahun pun turut terdaftar sebagai peserta segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Ferlys menuturkan, anaknya selalu mendapat pelayanan kesehatan yang baik, tanpa pembedaan antara satu pasien dengan yang lain.

“Alhamdulillah anak saya tidak mengalami kendala apa-apa. Dokter dan perawat di sini memberikan pengobatan untuk anak saya dengan ramah. Tidak ada bedanya, pasien BPJS Kesehatan dengan pasien lain, semua diperlakukan sama baiknya, sama sopannya, dan yang jelas tidak dipungut biaya tambahan lagi,”

“Saya merasa sangat bersyukur sudah menjadi peserta JKN-KIS. Rasanya tenang sudah berjaga-jaga dari awal, karena tidak ada yang tahu kapan kita sakit. Apalagi untuk anak, sebagai orang tua pasti ingin selalu memberikan yang terbaik untuk anaknya. Oleh karena itu saya percayakan kepada Program JKN-KIS,” ujarnya.

Ferlys mengaku merasa begitu terbantu oleh Program JKN-KIS. Saat butuh pengobatan, ia tak perlu lagi mengkhawatirkan tentang biaya yang harus dikeluarkan untuk rumah sakit.

Sembari menyampaikan terima kasih kepada pihak rumah sakit, Ferlys menambahkan harap agar kesadaran masyarakat Indonesia tentang pentingnya jaminan kesehatan meningkat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak rumah sakit dan dokter, serta berkat program ini akhirnya anak saya bisa mendapatkan pengobatan hingga tuntas. Tidak ada biaya sepeser pun yang harus saya keluarkan. Semuanya berkat JKN-KIS. Semoga kesadaran masyarakat Indonesia akan Program JKN-KIS semakin meningkat, sehingga program ini bisa terus memberikan manfaat kepada masyarakat lain yang membutuhkan,” kata Ferlys.

(rea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here