Tuntut BWF ke CAS, Indonesia Bisa Berkaca pada Manchester City

0
1

RubrikIndonesia – Belum lepas dari ingatan, tim bulutangkis Indonesia mengalami perlakuan buruk di All England 2021. Tim Merah Putih dipaksa mundur dari turnamen bergengsi tersebut.

Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) sudah melayangkan permintaan maaf terkait insiden di All England. Namun, Ketua Komite OlIndonesia (KOI) tak ingin kasus ini selesai dengan maaf.

Pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali sebelumnya mempersilakan KOI dan PBSI untuk mengajukan tuntutan ke Badan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS).

“Apapun ceritanya bahwa hal kemarin sudah terjadi. Sudah ada dampak dari apa yang terjadi di All England kemarin. Itu akan dirincikan satu persatu. Soal maaf, tentunya orang berbudaya timur, saya Muslim, diajarkan bahwa memaafkan itu penting. Bahwa Tuhan saja maha pemaaf, apalagi kita,” kata Okto dalam bincang-bincang dengan media virtual, Sabtu 27 Maret 2021.

“Namun, bukan berarti melupakan kesalahannya. Harus ada tindak lanjut, secara formal, harus ada mekanisme yang disampaikan, komplain resmi sehingga masing-masing bisa introspeksi. Kita tidak bisa terima atlet kita dihentikan begitu saja. Kami juga tak mau selesai dengan maaf. Kami sebagai KOI ingin menyosialisakan tata kelola organisasi dunia,” sambungnya.

Bicara soal gugatan ke CAS, Indonesia bisa berkaca pada Manchester City. The Citizens berhasil mengajukan banding dan akhirnya bisa berlaga di Liga Champions 2020/21.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here