TWK Pegawai KPK Dinilai Tidak Relevan, Presiden Diminta Bersikap

0
1

RubrikIndonesia – Guru Besar Universitas Gajah Mada (UGM) Profesor Sigit Riyanto menilai penyelenggaraan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) bagi pegawai KPK tidak relevan, kredibel dan tidak adil. Oleh karena itu, ia berharap Presiden Joko Widodo segera menunjukan komitmennya pada aspirasi publik dan menentukan sikap yang jelas bagi masa depan pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Pelaksanaan TWK tersebut tidak relevan, tidak kredibel dan tidak adil. Bahkan, diduga terdapat kejanggalan dalam pelaksanaannya. Kejanggalan tujuan, desain serta pelaksanaan TWK telah dikonfirmasi oleh Lembaga begara yakni Komnas HAM dan Ombudsman Republik Indonesia (ORI),” kata Prof Sigit Riyanto kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 14 September 2021.

Menurutnya, alih status pegawai KPK menjadi ASN memang merupakan amanah Undang-undang. Namun, kata dia, pimpinan KPK justru menyelenggarakan tes wawasan kebangsaan (TWK) yang tidak relevan dengan Amanah Undang-undang dan tugas serta fungsi para pegawai yang sudah bekerja dan menjadi bagian dan berkontribusi terhadap capaian KPK selama ini. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here